Rolls-Royce Nilai Indonesia Bakal Menjadi Pasar Terkuat di Asia Tenggara

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 01/10/2015 12:59 WIB

Rolls-Royce Nilai Indonesia Bakal Menjadi Pasar Terkuat di Asia Tenggara
Jakarta -Meski mengakui saat ini pasar otomotif tengah lesu karena perekonomian yang melambat, namun Rolls-Royce masih gencar menggarap pasar Indonesia. Langkah itu dilakukan, karena pabrikan mobil mewah asal Inggris itu meyakini pasar Indonesia bakal menjadi yang terkuat dan terbesar di Asia Tenggara.

“Memang tak bisa dimungkiri, pasar otomotif Indonesia secara umum saat ini sedang lesu. Dan tentu, ini bukan karena orang yang tak lagi berminat membeli mobil, tetapi memang karena kondisi perekonomian. Dan bicara soal dinamika ekonomi, apa yang terjadi di Indonesia, itu seuatu yang lumrah. Bisa terjadi di mana saja (negara lain) dan kapan saja. Tapi potensi Indonesia sangat besar,” papar Regional Sales Manager Central Asia Rolls-Royce, David Kim, kepada detikOto, di Jakarta.

Bahkan, Kim mengaku optimistis kondisi perekonomian Indonesia bakal segera pulih. Begitu pun dengan pasar otomotif. Soalnya, kata dia, Indonesia memiliki modal yang cukup besar untuk bangkit yakni sumber daya alam yang melimpah serta jumlah penduduk yang besar.

Sementara, kata dia, lesunya ekonomi Indonesia saat ini juga tak lepas dari pengaruh ekonomi global, misalnya China dan beberapa negara di Eropa. Sebab, negara-negara itu juga menjadi tujuan ekspor produk Indonesia baik pertambangan, perkebunan, perikanan serta produk manufaktur.

“Indonesia juga disebut memiliki bonus demografi yakni kelompok usia muda yang merupakan usia produktif. Sehingga, perkiraan saya lima sampai 10 tahun, Indonesia bakal menjadi pasar terbesar dan terkuat di Asia Tenggara. Termasuk di segmen (mobil) mewah,” ucap Kim.

Pria asal Singapura itu pun memberi contoh saat ini. Meski di tengah ekonomi yang masih lesu, namun pemesanan mobil besutan Rolls-Royce di Indonesia masih terus mengalir.

“Memang, masih seperti tahun lalu. Tapi saya kira ini luar biasa karena di saat kondisi negara Anda seperti ini, permintaan masih kuat,” ucapnya.

Pernyataan serupa diungkapkan Corporate Communications Manager Rolls-Royce Asia-Pasifik, Hal Serudin.

“Contoh yang cukup menarik adalah, pemesanan varian terbaru Rolls-Royce Dawn yang diluncurkan 8 September lalu. Meskipun, harga mobil itu belum resmi diumumkan dan baru datang di Indonesia tahun depan, tetapi sudah puluhan orang Indonesia menyerahkan deposit uang tanda jadi pemesanan. Maaf jumlahnya tidak bisa saya sebut, tetapi sudah puluhan,” ucapnya.

Seperti halnya Kim, Serudin menyebut dalam jangka panjang, atau sekitar 5-10 tahun, Indonesia bakal menjadi pasar terkuat dan terbesar di Asia Tenggara. Jumlah penduduk yang besar, serta pengolahan sumber daya alam yang semakin intensif dan didukung infrastruktur yang kuat, bakal menjadikan ekonomi Indonesia mencorong.

“Jika ekonomi Indonesia semakin bagus, infrastruktur dibangun dan merata di Indonesia, saya yakin permintaan mobil, termasuk mobil mewah semakin besar. Itulah kenapa kami hingga saat ini berusaha keras terus menggarap (pasar) Indonesia,” ungkapnya.


EmoticonEmoticon