Nissan Janji Buat Interior March Jadi Lebih Ciamik

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 23/07/2015 15:26 WIB

Nissan Janji Buat Interior March Jadi Lebih Ciamik
London/Jakarta -Nissan Motor berniat untuk meningkatkan kualitas Nissan Micra—atau yang di negara lain termasuk Indonesia dinamai Nissan March—agar menarik minat konsumen sebanyak-banyaknya . Peningkatan kualitas akan dilakukan di bagian interior.

Seperti dilaporkan Autocar, Kamis (23/7/2015), niatan Nissan itu diungkapkan Wakil Presiden Nissan Nissan, Trevor Mann. Menurutnya, selama ini Nissan Micra telah menderita karena persepsi kualitas yang buruk.

Namun kualitas yang dipersepsi buruk itu, menurut Mann, bukan karena tempat produksi March yang berada di India. "Saya berpikir Anda tidak bisa menyalahkan India untuk persepsi kualitas," katanya.

"Anda harus menyalahkan orang-orang yang didefinisikan produk itu. Micra (March) ini tidak seperti itu (kualitas buruk) hanya karena dia dibuat di India. Kami telah mendengarkan umpan balik dan saya pikir Anda akan melihat perbedaan besar (pada generasi berikutnya),” paparnya.

Namun, ada kemungkinan hatchback Nissan itu diproduksi di pabrik Nissan Inggris yang berada di Sunderland. "Adapun Sunderland, itu adalah pabrik yang dirancang untuk selalu fleksibel. Dan dapat memproduksi Micra (March). Perdebatannya adalah, apakah itu bisa membuatnya dan masuk akal,” ujarnya

Mann juga mengatakan Nissan March generasi anyar itu akan celah baru di segmen city car di Eropa yang selama ini lebih kecil dibanding segmen lainnya.

"Itu selalu kemungkinan. Tapi saya pikir jika Anda melihat segmen itu, masih ada atau tidak volume besar di Eropa. Karena itulah kami akan terus belajar untuk melihat apakah ada peluang,” paparnya.

Nissan March untuk Indonesia juga diimpor, tetapi dari Thailand. Menurut GM Strategi Pemasaran dan Perencanaan Produk PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin, March termasuk yang 1.500 cc masih diimpor dari Thailand. Mobil laku sekitar 50-100 per bulan.

“Kompetisi di segmen ini cukup berat karena semua brand ada di segmen ini,” ujarnya yang membantah Nissan menghentikan March 1.500 di Indonesia.


EmoticonEmoticon