Ototes : Menjajal Si Mungil Fiat 500

img
Jakarta - Sebutkan salah satu mobil mungil dengan tampang yang paling unik di dunia. Salah satunya adalah Fiat 500. Seperti apa performa mobil ini?

Saat ditawari untuk menjajal mobil Fiat 500, saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan, begitu teman sekantor meminta saya untuk segera mencobanya.

Lantas seperti apa, fakta seputar mobil yang saya temui? Berikut paparannya.

img
Cita rasa Eropa di bagian desain Meski pernah melihat-lihatnya saat dipajang di pameran mobil, namun pengamatan mendalam belum saya lakukan. Oleh karena itu, pada perjumpaan kali kedua saat ini, pengamatan terhadap lekuk demi lekuk tubuh mobil itu saya lakukan.

Desain berkonsep retro-modern yang diusungnya memancarkan kesan khas Eropa, khususnya Italia. Terlebih bukan sekadar menarik, tetapi juga fungsional dan berkelas.

Padat, berisi, sekaligus benar-benar merepresentasikan mobil kompak adalah gambaran dari setiap detail bodi. Lekukan yang indah tanpa patah-patah, lampu utama berbentuk lonjong, menguatkan argumen bahwa meski dilahirkan di era modern, Fiat anyar ini tak meninggalkan ciri khasnya. Itu sekaigus penegasan bahwa Fiat 500 ini berkarakter dan berkelas.
img
Interior Tiga ungkapan yang layak untuk menggambarkan bagian interior mobil ini, yakni berkarakter, artistik karena mengusung konsep retro modern, serta modern dan mewah. Berkarakter karena tetap mempertahankan ciri khas, itu terlihat dari tuas ungkit pewnyesuaian posisi jok yang masih manual.

Artistik karena bentuk dan desain panel-panel instrument yang ada kental dengan karakter seni. Dashboard, cluster meter, tuas sentral lock, hingga tuas transmisi misalnya.

Sementara unsur modern dan mewah terpancar dari balutan lembaran kulit di jok, kemudi, integrasi kontrol fitur hiburan, telepon, dan lainnya. Koneksi bluetooth, USB, AUX-in, radio, CD player adalah bagian dari kemewahan yang ditawarkan. Begitu pun dengan sunroof yang mudah dibuka tutup.
img
Mesin Performa jantung pacu harus diakui keandalannya. Mesin 1.500 cc yang bertenaga 100 bhp dan torsi 131 Nm, cukup garang untuk mesin seukurannya.

Di jalanan bebas hambatan maupun perkotaan yang relatif padat, tenaga cukup besar sudah diperoleh pada putaran mesin 1.500 – 2.000 rpm. Sehingga bagi Anda yang suka ngebut, tak akan kesulitan untuk menggebernya dengan akselerasi yang cepat.

Anda cukup menekan tombol Sport mode di dashboard dan memainkan paddle shift di balik kemudi, mobil pun langsung melesat. Saya telah membuktikkannya di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta hingga tol Jagorawi, hingga kecepatan 170 – 180 km/jam.
img
Kenyamanan handling Kenyamanan pengaturan jok, posisi kemudi, serta responsivitas mesin menjadikan pengendalian mobil ini terbilang prima. Terlebih stabilitas tetap terjaga meski kerap melakukan manuver zig-zag, tak terasa sama sekali keadaan oversteer atau understeer.

Maklum, Fiat 500 telah dilengkapi Electronic Stability Control. Terlebih desain yang cukup aderdinamis beban hambatan atau koefisien drag juga relatif kecil.
img
Bagasi cukup luas Meski terbilang kecil, namun mobil ini memiliki bagasi yang cukup leluasa. Setidaknya satu koper medium dan dua travel bag dengan mudah diletakkan di bagasi.

Terlebih pintu belakang juga bisa dibuka hingga posisi 90 derajat ke atas. Tentu ini sangat memudahkan pengambilan barang dari bagasi tanpa menggangu kendaraan atau orang lain yang tengah melintas. Keuntungan lainnya, mudah untuk membersihkan bagasi.
img
Kekurangan Entah apakah mobil ini awalnya dirancang hanya untuk dua kursi saja, atau memang kursi belakang untuk anak-anak, namun kekeluasaan penumpang di kursi belakang terasa kurang. Memang, kursi depan bisa disesuaikan dengan memajukannya.

Namun, bagi penumpang dewasa, terlebih dengan tinggi 170 cm atau lebih dan bertubuh subur, kenyamanan terasa kurang.
img
Kesimpulan Dari serangkaian pengamatan dan pengujian bagian demi bagian dari city car premium itu, saya berkesimpulan tak salah jika mobil ini diposisikan sebagai kendaraan kalangan profesional di perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi. Gaya, fungsi, serta performa yang ditawarkan seolah menjawab keinginan dan kebutuhan seperti itu.

Memang ada kekurangan, namun hal itu sangat relatif karena tergantung feeling dan penilaian orang yang merasakannya. Yang pasti, inilah The Real Urban City Car.


EmoticonEmoticon