Audi, BMW dan Mercy Ramai-ramai Beli Peta Digital Nokia

Arif Arianto - detikOto
Rabu, 22/07/2015 08:24 WIB

Audi, BMW dan Mercy Ramai-ramai Beli Peta Digital Nokia Peta Digital Nokia
Munich -Pabrikan gadget kondang Nokia dikabarkan tengah menyelesaikan kesepakatan penjualan peta digital dengan tiga pabrikan mobil mewah asal Jerman, yakni BMW Group, Audi, serta Mercedes-Benz. Nilai penjualan aplikasi peta kepada produsen mobil itu diperkirakan mencapai 2,5 miliar euro atau sekitar Rp 36,25 triliun.

Seperti dilaporkan Automotivenews, Rabu (22/7/2015) seorang sumber terpercaya di pabrikan asal Finlandia itu mengatakan, kemungkinan besar proses negosiasi akan rampung dan mencapai kesepakatan pada awal pekan depan. Namun, baru benar-benar selesai pada 31 Juli mendatang.

Hanya, kata sumber itu, kesepakatan ini masih menemui beberapa masalah yang terkait dengan hak kekayaan intelektual Nokia. Walhasil, bisa saja proses menuju kesepakatan menemui jalan buntu atau bahkan bubar.

Menurutnya, dengan membeli aplikasi peta bisnis yang dinamai HERE tersebut, maka para produsen mobil mewah itu telah membuat langkah besar untuk memenangi persaingan di pasar global. Soalnya, di masa mendatang para pabrikan akan berlomba menggelontorkan mobil berteknologi pintar, dan salah satunya adalah peta seperti ini.

Peta bisnis HERE diklaim memasok 80 persen data peta di Amerika Utara dan Eropa dengan teknologi in-dash navigation systems. Sisanya akan diisi oleh data pabrikan lain, diantara perusahaan lain yang tertarik adalah Apax Partners dan Uber Technologies.

Pesaing aplikasi buatan Nokia ini adalah aplikasi buatan Google dan TomTom. Namun, Nokia diklaim telah melakukan berbagai penyempurnaan untuk menungguli para pesaingnya.

Penjualan aplikasi peta digital ini disebut bakal menyempurnakan transformasi bisnis Nokia sebagai penyedia peralatan jaringan nirkabel, setelah meninggalkan bisnis utamanya sebagai pembuat telepon seluler pada 2014 lalu. Pabrikan ini sebelumnya telah mencaplok pesaingnya yakni Alcatel –Lucent dengan nilai pembelian 15,6 miliar euro atau sekitar Rp 226,2 triliun.

Dengan membeli pabrikan telekomunikasi itu, Nokia berharap bisa menungguli Huawei Technologies dan Ericsson. Langkah ini menyusul pembelian pabrikan peta digital Navteq pada 2008 dan akuisisi beberapa perusahaan sejenis lainnya.


EmoticonEmoticon