Kesal Produknya Dijiplak, Bos Jaguar Berharap Konsumen Tiongkok Tak Beli Mobil Tiruan

Arif Arianto - detikOto
Rabu, 03/06/2015 09:22 WIB

Kesal Produknya Dijiplak, Bos Jaguar Berharap Konsumen Tiongkok Tak Beli Mobil Tiruan The Financial Times
New Delhi -Chief Executive Officer Jaguar land Rover, Ralf Speth, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat China Jiangling Motors Co meluncurkan tiruan Range Rover Evoque yakni X7 Landwind di Guangzhou Motor Show, November 2014 lalu. Dia meminta agar konsumen tak mudah membeli mobil jiplakan seperti itu.

Seperti dilansir Autocar India, Rabu (3/6/2015), Speth menegaskan jika pabrikan di Negeri Tirai Bambu itu ingin menciptakan sesuatu sesudah semestinya menggunakan keahlian dan kreatifitas sendiri. Mereka juga sudah semestinya menghormati dan menghargai karya dan upaya orang lain, dan tak semena-mena mengabaikan etika.

Speth mengaku pada 2014 lalu dirinya telah mengeluhkan aksi plagiat pabrikan di Tiongkok kepada pejabat pemerintah negeri itu. Namun, bukannya ditindaklanjuti, keluhan itu justru ditolak. Bahkan pemerintah Tiongkok malah memberi lampu hijau kepada Jiangliang untuk memproduksi SUV jiplakan itu.

"Tiongkok, saya kira memiliki kreatifitas dan kemampuan rekayasa yang tinggi untuk membuat sesuatu, dan tidak harus kembali lagi ke waktu saat menyalin (produk milik pihak lain),” papar Speth saat berada di India.

Hanya, Speth berterus terang dia tak bisa berbuat apa-apa dengan apa yang terjadi di negeri berpenduduk terbesar di dunia itu. Soalnya, di negara itu tak ada undang-undang yang mengharamkan aksi menjiplak produk milik orang lain.

Oleh karena itu, satu-satunya harapan Speth adalah menghimbau konsumen di Tiongkok untuk tidak membeli mobil hasil tiruan produk lain. “Saya berharap konsumen di Tiongkok suatu saat nanti bisa lihat perbedaan dan memilih produk yang nyata dan bukan suatu hasil tiruan. Kami berharap mereka menghasilkan proses aturan sendiri, sehingga bisa menghindarkan produk hasil copy paste,” ucapnya.


(arf/arf)


EmoticonEmoticon