Fokus ke Asia, Mitsubishi Akan Setop Produksi di Amerika Serikat?

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 24/07/2015 08:37 WIB

Fokus ke Asia, Mitsubishi Akan Setop Produksi di Amerika Serikat? dok Reuters
California -Mitsubishi Motors Corporation dikabarkan akan menghentikan produksi di pabriknya yang berada di Illinois, Amerika Serikat (AS). Penghentian itu menyusul terus melorotnya penjualan di wilayah Amerika, dan pabrikan ini akan fokus ke pasar Asia yang tengah berkembang.

Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (24/7/2015), Nikkei menyebutkan saat ini Mitsubishi tengah mencari pembeli pabriknya yang dibuka sejak 1988 bersama mitra lokalnya, Chrysler. Selain itu, pabrikan ini juga akan melakukan negosiasi dengan United Auto Workers sebagai perwakilan dari 918 pekerja.

Sementara itu Walikota Normal, Illinois, Chris Koos, dalam surat elektronik yang dikirim ke Reuters, Kamis (23/7/2015) sore mengatakan dirinya belum mengetahui kabar tersebut. "Saya tidak mendengar kabar apapun, dan saya mencoba untuk mendapatkan informasi,” ucapnya.

Pabrik ini terletak 224 kilometer sebelah Barat Daya dari Chicago. Sedangkan Wakil Presiden UAW, Kyle Young mengatakan, kontrak Mitsubishi dengan serikat pekerja akan berakhir pada Agustus mendatang. “Kami belum mendengar apa-apa,” ujarnya dalam wawancara melalui telepon.

“Kami kira, kami akan segera melakukan negosiasi untuk kontrak baru. Kegiatan masih seperti biasa di sini, kami masih memproduksi mobil,” paparnya.

Pabrik di Normal, Illinois, ini adalah satu-satunya pabrik perusahaan Jepang yang memiliki pekerja kontrak per jam yang diwakili UAW. Pada tahun 2000 lalu, produksi pabrik itu mencapai 200.000 unit per tahun.

Tahun lalu, pabrik juga memproduksi Mitsubishi Outlander Sport sebanyak 69.178 unit. Dalam situs resminya, Mitsubihi mengatakan, kontribusi pabrik terhadap ekonomi daerah mencapai US$ 120 juta atau sekitar Rp 1,96 triliun per tahun yang terdiri dari gaji karyawan, pajak, serta tunjangan lainnya.

Namun, soal informasi rencana penghentian produksi itu jurubicara Mitsubishi ogah berkomentar. “Tidak ada pernyataan,” ujarnya.


EmoticonEmoticon