Bos GM Indonesia Pertanyakan Soal Bea Masuk Mobil Impor

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 06/08/2015 15:37 WIB

Bos GM Indonesia Pertanyakan Soal Bea Masuk Mobil Impor
Jakarta -Presiden Direktur General Motors Indonesia, Gaurav Gupta menegaskan perusahaannya mendukung setiap kebijakan yang dibuat pemerintah Indonesia, termasuk menaikkan tarif bea masuk impor mobil. Namun secara pribadi, dia mempertanyakan manfaatkan kebijakan tersebut.

"Jadi bagi saya pribadi apakah kebijakan itu bermanfaat bagi masyarakat? Menurunkan angka impor? Atau menaikkan pendapatan secara signifikan bagi pemerintah?," tuturnya saat ramah tamah dengan media di Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Menurutnya, beleid anyar itu bisa memberikan dampak sebaliknya. Bagi calon konsumen yang menginginkan mobil berkualitas bagus yang diimpor, misalnya. Mereka akan beranggapan bahwa pemerintah telah menghalangi niat mereka.

Selain itu, lanjut dia, bagi calon investor kebijakan itu bisa dianggap pemerintah tidak konsisten. Walhasil mereka bisa berpaling.

"Sementara itu, soal pemberlakuan tarif bisa disiasati dengan perjanjian bilateral maupun multilateral. Misalnya Indonesia dalam kerangka kerjavsama ekonomi Asia-Pasifik, atau dalam kerangka kerjasama bilateral antara Indonesia dengan negara tertentu, misalnya China, Jepang, India dan lain-lain. Artinya, tujuan untuk meningkatkan pendapatan juga signifikan?," ujarnya.

Sementara, bagi perusahaan yang menanggung kenaikan bea masuk itu adalah konsumen.



EmoticonEmoticon