Ekonomi Melemah, Mitsubishi Kalimantan Timur Yakin Raup 60 Persen Pangsa Pasar

Arif Arianto - detikOto
Rabu, 12/08/2015 11:32 WIB

Ekonomi Melemah, Mitsubishi Kalimantan Timur Yakin Raup 60 Persen Pangsa Pasar
Balikpapan -PT Mandau Berlian Sejati, diler Mitsubishi di wilayah Kalimantan Timur optimistis tahun ini tetap mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar pikap di wilayahnya meski pasar tengah yang melemah. Soalnya, masih ada sektor yang masih menggeliat di luar sub sektor pertambangan batubara dan perkebunan, yakni minyak dan gas.

"Kita optimistis, target pangsa pasar kita 60 persen bisa tercapai, karena permintaan mobil pikap dari rental untuk sektor oil and gas masih tinggi," papar Coordinator Area Mitsubishi Kalimantan Timur Surono RA di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (12/8/2015).

Menurutnya, 60 persen penyerap kendaraan pikap kabin ganda maupun kabin tunggal di wilayah ini adalah perusahaan penyewaan mobil atau rental yang disewakan kepada perusahaan pertambangan.

"Perusahaan tambang sendiri juga lebih bisa menekan cost untuk kendaraan operasional dengan menyewa," ucapnya.

Tahun ini, kata Surono, pihaknya mematok target penjualan sebanyak 1.400 unit. "Sedangkan sampai Juni lalu atau di semester pertama, kami sudah berhasil menjual 700 unit, artinya 50 persen dari target penjualan sudah kami capai," ujarnya.

Selama ini, kontribusi penjualan wilayah Kalimantan Timur terhadap penjualan nasional mencapai 22 persen. Bahkan di Kalimantan, porsi penjualan wilayah ini mencapai lebih dari 50 persen, karena total penjualan di Bumi Borneo itu sebesar 34 persen dari total penjualan nasional.

Hanya, Surono tak menampik, volume penjualan bakal mengecil dibanding tahun sebelumnya. Namun hal itu tak hanya dialami Mitsubishi saja, tetapi juga merek-merek lain.

"Karena saat ini pasar kan memang melemah, secara umum penjualan mobil turun 14 persen di tingkat nasional sepanjang semester satu lalu, dan segmen pikap turun 16 persen. Tapi optimistis, market share kami bisa tetap 60 persen," kata dia.

Senada dengan Surono, Operating General Manager MMC Marketing Division, Irwan Kuncoro mengatakan, target Mitsubhisi Kalimantan Timur tidaklah muluk. Soalnya, meski subsektor pertambangan batubara menurun, namun sub sektor lain, yakni minyak dan gas masih cukup moncer.

"Minyak dan gas permintaannya masih oke di pasar internasional. Sehingga kebutuhan kendaraan operasional juga masih cukup tinggi," paparnya.

Selain itu, tak sedikit dari perusahaan rental yang menyewakan mobilnya ke perusahaan-perusahaan tambang yang melakukan peremajaan armadanya.

"Karena umumnya perusahaan yang menyewa mobil itu juga minta unit yang baru, setelah mobil berusia tiga tahun, harus diganti," imbuh Irwan.


EmoticonEmoticon