Ngeri, Pelek Hancur Berantakan Saat Motor Direm, Bajaj Langsung Selidiki RS200

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 24/07/2015 16:08 WIB

Ngeri, Pelek Hancur Berantakan Saat Motor Direm, Bajaj Langsung Selidiki RS200
Mumbai -Bajaj Auto mengaku telah mengirim tim insinyurnya untuk menyelidiki kasus pecahnya pelek ban depan Bajaj Pulsar RS200 saat dilakukan pengereman mendadak. Pabrikan juga mengkaji ulang desain pelek serta perusahaan pemasok peranti itu.

Seperti dilaporkan Motorbeam dan Rushlane, Jumat (24/7/2015), peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu itu menyebabkan pengendara motor dan pemboncengnya terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan terjadi di saat pengendara berusaha melakukan pengereman mendadak di roda depan.

Dalam hitungan detik, tiba-tiba pelek ban depan pecah dan kepingan cakram terlepas. Akibatnya, seketika itu juga motor terjungkal ke tanah.

Bajaj menegaskan, insiden seperti itu sebelumnya tidak pernah terjadi di motor buatannya. Dia menyebut, kasus itu bisa terjadi jika terjadi dampak dari eksternal yang sangat besar, dan itu tidak akan terjadi jika kecepatan motor biasa saja dan di lintasan umum.

Selain itu, Pulsa RS 200 menggunakan ban yang cocok untuk kecepatan 150 km/jam. Terlebih pabrikan juga telah melakukan pengujian menyeluruh sebelum motor itu diluncurkan dan dipasarkan.

Dugaan sementara, struktur bahan yang digunakan untuk pembuatan pelek itu berbeda dengan biasanya.

Begitu pun dengan desain yang mungkin tidak sesuai dengan struktur, sehingga kekuatannya tak sesuai dan akibatnya ketika dilakukan pengereman mendadak, tak kuat menahan dorongan besar.

Namun, kasus seperti itu pernah dialami oleh seorang pengendara motor KTM Duke.



(arf/ddn)


EmoticonEmoticon