Bos Baru Honda Diharapkan Bisa Bawa Honda Keluar dari Krisis

Arif Arianto - detikOto
Kamis, 18/06/2015 09:57 WIB

Bos Baru Honda Diharapkan Bisa Bawa Honda Keluar dari Krisis
Tokyo -Honda Motor Company sudah mengangkat Takahiro Hachigo, seorang profesional dari internal Honda menjadi presiden baru perusahaan tersebut. Pengangkatan pria 56 tahun ini diharapkan bisa membawa Honda segera keluar dari krisis airbag yang menyebabkan tujuh orang tewas.

Seperti dilansir Financial Review, para pendukung Hachigo mengatakan, Hachigo adalah sosok yang mau mendengar orang lain dalam memcari konsensus. Dia juga telah menghabiskan separuh lebih dari usianya untuk berkarir di Honda.

Namun, pengangkatannya juga tak lepas kritikan pedas dari penentangnya yang menginginkan adanya perubahan radikal di tubuh Honda. Bagi para pengkritik itu, pengangkatan pejabat tinggi perusahaan dari kalangan internal adalah salah satu bentuk kepicikan perusahaan Jepang yang masih berlangsung hingga kini.

Hachigo yang diangkat sebagai presiden kedelapan Honda, itu menggantikan Takanobu Ito yang lengser di saat perusahaan diterpa krisis penarikan mobil dikarenakan airbag Takata di mobil Honda bermasalah. Sedikitnya tujuh orang dikabarkan tewas akibat airbag yang mengembangka berlebihan dan meledak.

Menyusul penarikan besar-besaran mobil buatannya di sejumlah wilayah akibat airbag bermasalah, Honda juga melakukan serangkaian langkah. Selain menunda peluncuran model baru, pabrikan itu juga melakukan inspeksi yang ketat pasca produksi dari mobil buatannya.

Maklum,dari 11 pabrikan yang melakukan penarikan mobil akibat airbag Takata, Honda merupakan pabrikan yang paling banyak menarik produknya. Tak kurang dari 20 juta mobil ditarik dan tujuh orang tewas meninggal akibat airbag tersebut.

"Sebagian perusahaan pembuat produk elektronik Jepang gagal karena mempromosikan kalangan internal ke manajer puncak, saya berharap Honda tidak akan jatuh ke dalam kebiasaan yang sama," kata Kentaro Hayashi, seorang analis Tachibana Securities di Tokyo.

Hachigo, sebelumnya menjabat Managing Director Honda di sejumlah negara antara lain Amerika Serikat, Eropa, serta Tiongkok. Dia telah berkarir di Honda selama 33 tahun lebih.

Tongkat estafet dari Takanobu Ito yang menyatakan lengser pada Februari lalu, mulai dia pegang Juni ini setelah rapat para pemegang saham Honda digelar.


EmoticonEmoticon