Honda Akui Delapan Orang Tewas Akibat Airbag Takata di Mobilnya

Arif Arianto - detikOto
Minggu, 21/06/2015 08:25 WIB

Honda Akui Delapan Orang Tewas Akibat Airbag Takata di Mobilnya Reuters
Los Angeles -Setelah awal pekan lalu menyatakan jumlah orang yang meninggal akibat airbag Takata yang mengembang dan meledak sebanyak tujuh orang, Jumat (19/6/2015) lalu, Honda Motor Company Amerika, mengakui ada satu lagi korban akibat airbag tersebut. Seorang wanita bernama Jewel Brangman diakui sebagai korban ke delapan saat airbag di mobil Honda Civic buatan 2001 yang dikemudikannya meledak pada September 2014 lalu.

Seperti diwartakan Reuters, Minggu (21/6/2015), Honda menyebut, Brangman adalah korban tewas ketujuh di Amerika Serikat yang menggunakan mobil Honda dan airbag-nya meledak. Sedangkan secara global, perempuan malang itu merupakan korban kedelapan.

Pabrikan asal Jepang itu mengatakan, Honda Civic 2001 yang dikemudikan Brangman tersebut sejatinya telah ditengarai dan masuk dalam daftar perbaikan airbag, pada Oktober 2011. Namun, pada saat yang sama, mobil itu dilego dan dibeli oleh sebuah agen penyewaan mobil.

Karena tak mengetahui airbag-nya bermasalah, pada Agustus 2014, Brangman menyewanya. Belum genap sebulan menggunakannya, airbag Takata di mobil itu mengembang berlebihan kemudian meledak, dan serpihan pecahan logam di dalamnya mengenai Brangman. Nyawanya pun melayang.

Padahal, kata Honda, pihaknya telah memberikan pengumuman penarikan sejumlah model tertentu karena airbag yang digunakannya bermasalah Sejak Juli 2009. Bahkan empat pengumuman penarikan telah dikrim ke pemilik mobil sejak Agustus tahun itu juga.

Kini, Honda kembali mendesak pemilik mobil untuk segera membawa mobinya yang masuk dalam daftar penarikan ke diler Honda terdekat guna mendapatkan perbaikan.

Bahkan pada Senin (15/6/2015) kemarin, Honda kembali mengumumukan menarik 1,39 juta mobil Honda Accord dan Honda Civic di Amerika Serikat terkiat airbag Takata. Penarikan itu menjadikan mobil Honda yang ditarik di Amerika Serikat mencapai lebih dari 6 juta unit.

Seperti yang diumumkan pejabat keamanan lalu-lintas Amerika Serikat pada bulan lalu, jumlah kendaraan yang ditarik terkait airbag Takata di Amerika Serikat mencapai 34 juta. Sedangkan secara global, mobil yang ditarik mencapai 53 juta unit.


EmoticonEmoticon